Jangan Mengamudi Di Bawah Pengaruh Alkohol

mabuk2.jpgMengemudi setelah mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol telah menjadi faktor utama penyebab kecelakaan di jalan.

Lalu, kenapa hal tersebut masih saja terjadi? Karena sebagian pengendara berpendapat bahwa “hal tersebut tidak akan pernah terjadi pada saya” dan semakin banyak minuman yang kita konsumsi maka kita cenderung menjadi over-confident. Bayangkan pada saat kita menikmati minuman bersama rekan kerja kita setelah bekerja atau ada saat acara kantor dan pada keesokan harinya anda mendengar bahwa rekan kerja anda telah tewas atau mengalami luka serius karena kecelakaan di jalan.

Hasilnya akan sangat menyedihkan. Anda telah kehilangan seorang teman dan rekan kerja, dan perusahaan anda telah kehilangan karyawan yang sangat penting dalam sebuah tim. Alkohol dapat mengurangi kemampuan anda mengoperasikan kendaraan dengan aman.
Riset telah membuktikan bahwa :

  • lebih dari 20% pengemudi, pengendara dan pejalan kaki yang tewas mengandung 05 alkohol atau lebih dalam darah mereka.
  • alkohol memberikan kontribusi hingga 10% pada kecelakaan pengoperasian alat industri.

Bagaimana alkohol mengurangi kemampuan anda mengemudi?
Alkohol mengurangi kemampuan anda mengemudi dengan cara menurunnya kemampuan anda dalam mengamati apa yang sedang terjadi, lambat dalam bereaksi pada situasi yang tak diduga, dan berkurangnya kemapuan dalam melakukan hal yang mudah sekalipun. Alkohol juga mempengaruhi penilaian anda dalam mengambil keputusan dan kemampuan anda untuk melakukan beberapa tugas dalam waktu yang bersamaan. Alkohol juga menimbulkan kepercayaan diri yang semu, itulah sebabnya anda akan kurang menyadari bahwa penilaian anda akan suatu hal menjadi lemah dan membuat anda mengambil keputusan dan tindakan yang tidak tepat dan membahayakan anda. Alkohol juga dapat membuat anda tenang, jadi jika anda mengemudi anda akan seperti mengantuk, hal yang cukup umum sebagai penyebab kecelakaan.
Apakah yang disebut dengan kadar alkohol dalam darah?
Kadar alkohol dalam darah adalah pengukuran untuk mengetahui jumlah alkohol dalam tubuh anda. Kadar alkohol dalam darah dapat meningkat tepat pada saat anda mulai mengkonsumsi alkohol dan dapat meningkat lagi dalam dua jam setelah anda selesai mengkonsumsi alkohol hingga pada nilai tertinggi.
Bagaimana kita menurunkan nilai kadar dalam darah?
Satu-satunya cara untuk menurunkan kadar alkohol dalam darah adalah dengan membiarkannya dalam tubuh anda. Semakin banyak alkohol yang anda minum, semakin lama pula waktu yang anda butuhkan. Contoh, jika anda mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak pada malam hari, kadar alkohol dalam darah anda masih memiliki nilai 05 pada pagi harinya

Alokohol mempunyai pengaruh yang berbeda pada tiap orang.
Sangatlah penting untuk mengingat bahwa dua orang yang mengkonsumsi alkohol dengan
jumlah yang sama, kadar alkohol dalam darah mereka dapat memiliki nilai yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh:

  1. ukuran tubuh, orang yang bertubuh lebih kecil akan memiliki nilai kadar alkohol dalam darah yang lebih tinggi daripada orang yang bertubuh besar.
  2. lemak dalam tubuh, orang yang memiliki banyak lemak cenderung mengandung alkohol yang lebih dalam darahnya.
  3. jenis kelamin, seorang wanita biasanya akan mengandung banyak alkohol dalam tubuhnya dibandingkan dengan seorang pria yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang sama.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai kadar alkohol dalam darah termasuk seberapa
banyak dan lama sejak anda minum, kondisi tubuh, apakakah anda seorang peminum yang
rutin, dan kondisi psikis anda pada saat mengkonsumsi alkohol.

Bagaimana mengetahui kadar alkohol dalam darah anda?
Tidak ada metode tepat untuk mencapai nilai 0,5. Kenyataannya, anda dapat meminum alkohol dalam jumlah yang sama tetapi memiliki nilai kadar alkohol dalam darah yang berbeda. Tindakan yang baik adalah dengan selalu mengetahui jumlah kadar alkohol dalam darah anda setiap kali anda mengkonsumsi alkohol. Jika mendekati nilai 0,5 JANGAN BERKENDARA.
Bagaimana anda menolong diri sendiri?
Jika anda akan mengkonsumsi alkohol, lebih amannya bila anda tidak berkendara. Anda dapat menghindari berkendara dengan cara :
1. menyiapkan pengemudi lain yang tidak mengkonsumsi alkohol.
2. menggunakan angkutan umum seperti, bus, taksi dll.
3. terjaga pada malam hari, yakinkan bahwa pada esok pagi anda tidak melewati ambang batas kandungan alkohol dalam diri anda.
4. menyiapkan teman atau anggota keluarga lain untuk menjemput anda.

Jika anda ditawari tumpangan, pastikan pengemudinya tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau obat terlarang. Jika anda tetap ingin berkendara, di bawah ini ada hal yang dapat membantu anda berada di bawah ambang batas kandungan alkohol dalam darah, antara lain :
1. mulailah dengan minuman ringan atau air mineral.
2. konsumsi minuman dengan alkohol ringan.
3. hanya mmengkonsumsi satu jenis minuman beralkohol.
4. jika anda meracik minuman, kurangi unsur alkoholnya.
Janganlah mencampur minuman beralkohol dengan obat-obatan lain. Mengkonsumsi obatobatan lain meskipun hanya dengan sedikit alkohol, dapat mengurangi kemampuan anda untuk berkendara dengan aman. Hal ini juga termasuk obat-obatan yang diberikan oleh dokter anda, obat yang anda beli dari apotik telebih lagi dengan obat-obatan terlarang seperti ganja, heroin, ekstasi dll.
Mitos tentang mengemudi setelah mengkonsumsi alkohol.
Banyak yang meyakini dengan meminum kopi, mengunyah permen, mandi dengan air dingin, berolah raga, memakai penyegar napas atau muntah dapat menurunkan kadar alkohol dalam darah anda. ITU SEMUA SALAH. Satu hal yang mampu mengurangi kadar alkohol dalam darah anda adalah membiarkannya dengan seiring waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s